Sabtu, 27 Desember 2025

2025, Selesai?

2025, tahun dimana banyak sekali ruang untuk belajar.

‎Belajar bahwa tragedi adalah kejadian yg harus terjadi.
‎Bukan sebuah kesialan atau sebuah kebetulan.

‎Kepasrahan adalah seni yang indah.
‎Di titik itu, kita akan sadar bahwa tidak ada satupun pegangan yg layak kita percaya. Tidak ada sandaran yang layak kita yakini. Bahkan sekalipun diri sendiri.
‎Kecuali Yang Maha Satu.

‎Bergantung padanya memang sudah sebuah keharusan.
‎Jika bukan karena-Nya, ntah seberapa kosong jiwa lelah mengelilingi lingkaran dunia, yang tidak akan ada puasnya.

‎2025 ku punya cerita luar biasa.
‎Moment dimana, aku benar-benar 100% menyerahkan semuanya. I have no clue, i have no ambitions. Gelas yg sebelumnya terisi penuh dengan mimpi dan angan, ku kosongkan sepenuhnya.
‎Pasrah.
‎Dan yakin.
‎Apapun jalannya, apapun keadannya, pasti itu yang terbaik untuk-ku.
‎InsyaAllah aku akan terima dengan riang.
‎Begitu gumamku.

‎Ini nyata, bahkan masih melekat di kepala.
‎Semesta berputar di mimpiku.
‎Dari dapur yang atapnya hampir seluruhnya runtuh.
‎Sebuah simbol kemustahilan, melihat itu dengan telanjang mata. Ku anggap itu pertanda baik.

‎Kemudian sejak itu,
‎Sekecil apapun inginku, sekecil apapun suara hatiku bahkan sekalipun tak aku lisankan dalam doa. Semua, berjalan dengan baik dan detail.
‎Tidak secepat kilat, namun semua terjadi dalam waktu yang tepat.
‎Allah, mendengar kita.

‎Ada yang hampir putus asa, kena imbas lidah yang asal.
‎Kini roda-Nya sedang berputar.
‎Semua kembali baik saja dan kebenaran akan selalu menemukan jalannya.
‎Allah, melihat kita.

‎Ada yg patah kini sembuh bahkan lebih indah.
‎Dan dia kembali, mengucapkan semua kalimat yang ku tunggu-tunggu saat itu. Dengan ini, kuanggap Tuhan mengobati luka lama.
‎Allah, menyayangi kita.

‎Pelajaran, belum habis.
‎Kita lanjutkan esok, esok nya lagi, esoknya lagi dan tak akan berhenti sampai hati dan akal mati.

‎Catatan panas untuk diri sendiri.
‎Tutur kata nya harus dijaga lagi.
‎Emosi nya harus di atur lagi.
‎2026 menunggu kita yang lebih tenang, lebih bijak dan lebih ceria lagi.

‎Ini kisi-kisinya,
‎Bersyukur, Berusaha, & Tawakal
‎You only life once, so don't worry.
‎Semoga Kasih Allah selalu Mengelilingi kita, InsyaAllah

‎Happy New Year🤍

1 komentar:

  1. 2025, SELESAI?
    HAHA...

    Akulah batu
    Tenggelam dalam dasar sungai
    Diam tak bergerak
    Sementara air bebas memilih arah

    Ada cahaya lain menembusmu
    Namun bayanganku tetap pekat
    Tidak pudar oleh terang siapapun

    Aku tidak meminta ruang
    Aku cukup ada
    Kuat terpasang seperti U-Bolt
    Kokoh, mantap, dan tidak bergeser oleh getar siapapun

    Aku tidak memanggil
    Aku biarkan semesta bekerja
    Membiarkan gravitasi memutuskan
    Apa yang pantas mendekat

    Suaraku bukan yang paling keras
    Namun Yang Maha Daya tahu
    Ketika langit tak membantah apa pun
    Berapa banyak namamu kusebut

    Jika arus membawamu kepadaku,
    Yeayyy
    Jika tidak,
    Yahhhh

    Aku tenggelam tanpa riak, tanpa menyalahkan air

    Agar mimpimu tak lagi soal berlari
    Selesaikan masalahmu!!!
    Yang bisa jadi itu Aku
    Atau apapun itu

    Tapi tapi tapi

    Jika itu Aku, hadapilah!!!

    2026...
    Aku masih disini
    Tenang dan utuh

    (love)

    BalasHapus

Penjahit

In i tentang seseorang yang mahir menjahit.  ‎Tampak luar jahitannya begitu rapih, begitu elok. ‎Siapa sangka bila kita coba lihat sisi la...

Coba baca yang lain