Gimana kalo ternyata, mimpinya ketinggian ya
Buang Waktu
Jumat, 17 Juli 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Menung
Kisahnya mulai mempertanyakan kembali kemana dan bagaimana isi bab selanjutnya
Halamannya terisi namun tidak penuh
Halamannya berwarna namun monoton
Seperti ada yang kosong. Karena sepertinya bab mulai diisi dengan kisah yang mengalir saja.
Puji syukur suara hatinya selalu terdengar, Tuhan nya sungguh baik sehingga ia kadang hanya punya surga di daftar keinginannya.
Surga di benak, namun indranya masih tidak sejalan.
Kesalahan-kesalahan sadar terasa lebih bodoh dan tidak tahu diri.
Kemudian, dia mulai menolak bahwa sebenarnya ia tau asal kehampaan itu datang.
Isi hatinya seringkali tidak bermoral.
Kemudian berpikir, apakah dirinya benar-benar tidak normal?
Ingin sekali minta pulang dini, namun sadar surga tidak layak membuka pintu untuk dirinya
Jadi, mari
Kendalikan lagi rute seharusnya,
Bujuk rayu terus penciptanya, sehingga ia tetap sudi untuk terus memberi warna dan isi bab yang terasa menenangkan dan menggembirakan.
Rabu, 18 Maret 2026
Pretty Dim Sun
Dia lahir dari pasangan muda
Pasangan yang punya keinginan sederhana
Pasangan yang kemudian diuji dengan dunia yang begitu melelahkan
Layaknya roda berjalan tiada henti
Mereka mungkin sering hampir menyerah
Namun, mereka selalu kembali dengan pecahan-pecahan yang tersisa
Pecahan yang entah apa nama bentuknya.
Dia tumbuh melihat dan menyadari apapun yang ada di sekelilingnya
Dia tumbuh dengan perintah harus prihatin dengan semua hal
Dari hal kecil yang mungkin sangat menyedihkan, jadi terasa sebuah anugerah yang luar biasa
Harus bersyukur.
Terpatri permanen dalam pola pikirnya,
Sampai pernah dia takut punya harapan,
Dia pernah takut punya keinginan,
Karena hal seperti itu akan terasa sangat serakah dan akan berakhir merasa bersalah entah pada siapa
Mungkin, pada dirinya sendiri di hari kemarin.
Sesekali ingin berani jatuh cinta selayaknya remaja yang penuh gairah.
Namun Lagi-lagi selalu berakhir takut, karena merasa belum layak dan mampu.
Serakah. Egois. Tidak tahu diri.
Begitu suara hatinya mengingatkan.
Dia tidak takut sendiri
Seringkali ia menantang kesendirian
Entah mau membuktikan kesiapa
Padahal sepertinya, ia hanya takut merasa bergantung dan akan mati konyol saat ditinggal tiba-tiba.
Penakut dan pengecut.
Tantangan seperti sebuah hadiah yang harus ia ambil.
Jika kebahagiaan menghampiri nya, pikiran itu akan selalu mengelilinginya
"Hal apa yang akan hilang selanjutnya?"
Terbiasa harus berlari agar tak tertinggal,
Jadi malah suka berlari untuk meninggalkan.
Hanya karena ia takut ditinggal lebih dulu.
Dia hidup untuk sepasang kekasih yang menjadi perantara hidupnya di dunia.
Lepas dari itu, dia harus berpikir keras untuk apa selanjutnya.
Untuk diri sendiri? Sepertinya terlalu muluk-muluk.
Dia selalu di penuhi dengan cinta Tuhan
Walaupun dia seringkali tidak tahu diri
Ini bagian kecil dari keasliannya.
Apa yg ia rasakan, resahkan dan takutkan.
Hidup terus berjalan
Ia, kadang berjalan pelan kadang lari tergesa gesa.
Kadang ia diam, menoleh kebelakang dan hampir tertinggal.
Dia masih melanjutkan pikirannya
Pikiran yang mungkin masih mentah atau pikiran yang terlalu dangkal.
Mungkin dia, hanya kurang pandai bersyukur.
Semoga Tuhan selalu mengampuninya
Senin, 09 Maret 2026
Jalan Cinta Siapa
Hanya perlu beri lebih sedikit waktu.
Untuk memberi ruang, bagaimana rasa itu menemukan wajah aslinya.
Apakah itu muncul hanya karena lonjakan dopamin,
Atau rasa keingintahuan yang tinggi,
Atau bahkan karena rasa gairah yg muncul sesaat.
Cinta bisa hadir, karena mengenal.
Mengenal bagaimana humor berada di derajat yang sama,
Mengenal bagaimana kebutuhan ego yang perlu diisi satu sama lain,
Mengenal bagaimana caranya ia marah,
Mengenal bagaimana caranya ia bahagia, sedih, bingung atau disaat hanya ingin diam saja.
Hanya perlu waktu
Dan ke-aslian.
Ini cinta manusia.
Mereka selalu butuh alasan, untuk selalu konsisten dan tidak akan berubah.
Mereka selalu butuh alasan, untuk selalu memegang rasa yg menurut mereka itu adalah cinta.
Namun, ini hanya pandangan dari salah satu dari ribuan kacamata.
Bisa jadi cinta punya arti yang berbeda di halaman buku lain.
Mungkin akan jauh lebih ringan atau lebih berat pengertiannya.
Mudah untuk menyadarinya,
Sebelum, act speaks louder.
Mata lebih dulu nyaring suaranya.
Tatapan bisa jadi lebih banyak punya arti dibanding 1 buku kamus bahasa asing.
Tidak perlu belajar, merasakan hangat mata seseorang yg jatuh cinta bisa dirasakan tidak hanya oleh dia yang dicintanya.
Radiasinya kuat, semoga semua berjalan lancar ya!
Selasa, 27 Januari 2026
Penjahit
Ini tentang seseorang yang mahir menjahit.
Tampak luar jahitannya begitu rapih, begitu elok.
Siapa sangka bila kita coba lihat sisi lainnya,
Benang benangnya begitu kusut, berantakan, bahkan bisa membahayakan.
Ia selalu menjahit dari dalam
Diam diam jarum timbul, lalu benangnya menjerat apapun yang ada di atas kain.
Telak, bisa jadi kamu sudah menjadi targetnya.
Tanpa sangka. Tanpa sadar.
Benangnya bisa mengiris, bisa melukai.
Namun, disaat yang sama.
Benangnya tampak begitu anggun dan bijaksana.
Getas. Benang payah.
Tampak begitu menarik, hanya karna ia pandai memainkan benang payahnya itu kesana dan kemari.
Coba kita amati lebih jauh, lebih dalam.
Tiap jahitnya, hanya menghasilkan sebuah tarikan benang kotor dan membentuk pola yang begitu memuakkan.
Pola yg berulang, namun tak indah
Pola yg berisik, namun tak berisi
Pola yg selalu diiringi dengan teori kosong.
Aku hanya ingin tahu, akankah ia terjerat dengan kusut benangnya sendiri.
Karena sejatinya, kain yg ia punya hanyalah kain biasa yang berukuran kecil.
Kain kecil yg sudah penuh dengan pelariannya melalui benang yg sudah jadi senjata utamanya.
Semoga Tuhan selalu mengampuni mu.
Ini tentang seseorang yang mahir menjahit.
Sabtu, 27 Desember 2025
2025, Selesai?
2025, tahun dimana banyak sekali ruang untuk belajar.
Belajar bahwa tragedi adalah kejadian yg harus terjadi.
Bukan sebuah kesialan atau sebuah kebetulan.
Kepasrahan adalah seni yang indah.
Di titik itu, kita akan sadar bahwa tidak ada satupun pegangan yg layak kita percaya. Tidak ada sandaran yang layak kita yakini. Bahkan sekalipun diri sendiri.
Kecuali Yang Maha Satu.
Bergantung padanya memang sudah sebuah keharusan.
Jika bukan karena-Nya, ntah seberapa kosong jiwa lelah mengelilingi lingkaran dunia, yang tidak akan ada puasnya.
2025 ku punya cerita luar biasa.
Moment dimana, aku benar-benar 100% menyerahkan semuanya. I have no clue, i have no ambitions. Gelas yg sebelumnya terisi penuh dengan mimpi dan angan, ku kosongkan sepenuhnya.
Pasrah.
Dan yakin.
Apapun jalannya, apapun keadannya, pasti itu yang terbaik untuk-ku.
InsyaAllah aku akan terima dengan riang.
Begitu gumamku.
Ini nyata, bahkan masih melekat di kepala.
Semesta berputar di mimpiku.
Dari dapur yang atapnya hampir seluruhnya runtuh.
Sebuah simbol kemustahilan, melihat itu dengan telanjang mata. Ku anggap itu pertanda baik.
Kemudian sejak itu,
Sekecil apapun inginku, sekecil apapun suara hatiku bahkan sekalipun tak aku lisankan dalam doa. Semua, berjalan dengan baik dan detail.
Tidak secepat kilat, namun semua terjadi dalam waktu yang tepat.
Allah, mendengar kita.
Ada yang hampir putus asa, kena imbas lidah yang asal.
Kini roda-Nya sedang berputar.
Semua kembali baik saja dan kebenaran akan selalu menemukan jalannya.
Allah, melihat kita.
Ada yg patah kini sembuh bahkan lebih indah.
Dan dia kembali, mengucapkan semua kalimat yang ku tunggu-tunggu saat itu. Dengan ini, kuanggap Tuhan mengobati luka lama.
Allah, menyayangi kita.
Pelajaran, belum habis.
Kita lanjutkan esok, esok nya lagi, esoknya lagi dan tak akan berhenti sampai hati dan akal mati.
Catatan panas untuk diri sendiri.
Tutur kata nya harus dijaga lagi.
Emosi nya harus di atur lagi.
2026 menunggu kita yang lebih tenang, lebih bijak dan lebih ceria lagi.
Ini kisi-kisinya,
Bersyukur, Berusaha, & Tawakal
You only life once, so don't worry.
Semoga Kasih Allah selalu Mengelilingi kita, InsyaAllah
Happy New Year🤍
Rabu, 19 November 2025
Isinya Kemana-mana
Pedang itu di luar kendali siapapun, bahkan pemiliknya
Kata demi kata menyayat pelan isi kepala
Berputar dan menderu
Tapi dalam hati masih mampu berperang, mungkin benar ini salahku?
Ingin sedihpun jadi merasa tak layak
Tapi aku yakin Yang Maha Satu dapat memberikan pahamnya untukku barang sedikit, bahwa aku sedih dan terluka karena pedang liar itu
Semoga saja
Atau mungkin tidak, bisa jadi bahkan dari atas sana aku malah terlihat tidak tahu diri dan terlalu mendramatisir
Selama angin bertiup ke barat laut, aku selalu berusaha untuk tidak ke timur laut
Walaupun sepertinya di timur jauh lebih menyenangkan atau minimal ada sesuatu yang aku inginkan disana
Hembusan itu mungkin seruannya
Sepoi badainya harus dilewati
Bahkan sekalipun terbentur karna badai terlalu kencang,
Bahkan sekalipun banyak darah dan tulang patah akibat benturan badainya
Dan bahkan sekalipun menangis hebat karenanya,
Setidaknya disana semoga ada kasihnya
Semoga setidaknya dengan ini Yang Maha Satu tau bahwa aku menyayangi nya dan sangat menghormati nya.
Semoga dengan ini aku tidak pernah ditinggalkannya
Semoga kita mampu memberi maaf dan gapapa untuk diri sendiri
Utamanya semoga Tuhan masih mau memberi maaf dan kesempatan untuk diri ini
Dan semoga Tuhan masih mau melihat dan menunggu tangis kita reda, untuk bisa kembali mengikuti hembusan angin itu kemanapun dimanapun
Tumbuh perlahan itu gapapa,
Tapi perbaikan harus selalu ada
Sekecil apapun, sehalus apapun
Sabtu, 28 Juni 2025
Blind Spot
Mencintai ciptaannya, adalah kesenangan yang luar biasa
Bersama ciptaannya, adalah keseruan yang tiada habisnya
Namun dijalani sebelum waktunya, ada rasa takut yang sungguh besar
Takut Tuhan cemburu, kalau-kalau ternyata usahaku menjaga perasaan dia (manusia) lebih besar, dibanding usahaku menjaga rasa percayanya (Tuhan).
Aku tidak berniat begitu, sungguh.
Tapi ya, kenyataan bersuara lebih keras, lebih nyata.
Banyak hal yang ku langgar,
Banyak hal yang ku lewati.
Walaupun masih batas sehat dan wajar di norma-norma zaman sekarang.
Kesalahan, tetap kesalahan.
Jika rasaku murni,
Jika rasanya murni,
Sebuah jalan pasti akan terbuka.
Resah ku akan tidak dapat berjumpa dengan cinta yg sama besar dan lucu dengannya saat itu, masih hangat sekali di benak.
Tapi untuk apa,
Ga ada yang lebih besar dari rasa cinta Tuhan terhadap hambanya.
So, ya.. Kurangi rasa khawatirnya.
Kualitas emas murni dan emas sepuhan akan terlihat sendiri berjalannya waktu.
Tapi ini bukan tentang emas.
Dan sesuatu yang akan jadi milik kita, ga akan melewati pemiliknya.
Tinggal siapin seluruh kesiapan dan kelayakan diri, bila telah tiba waktunya semua akan berjalan pada porsinya dengan baik.
Sungguh dengan berat hati, aku memilih jalanku sendiri.
Aku percaya, bahwa hal baik akan selalu menghampiri dan mengelilingi ku, kamu dan kita semua.
Lillahita'ala.
💗
Senin, 16 Juni 2025
Mengait Satu Sampah, Untuk Sepatah Alhamdulillah
Salah satu waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga.
Perjuangan untuk pendidikan tinggi anaknya akhirnya sampai juga.
Bergaul dengan barang bekas, barang rusak dan barang limbah.
Rongsokan dan pulungan sudah menjadi separuh hidupnya.
Hinaan dan remehan bahkan sudah kebal didengarnya.
Bisa jadi, menurut orang lain hal ini bukan suatu hal yang wah.
Tapi menurut nya ini benar-benar mimpi mewah.
Begitu asing dengan rasa lelah, rasa gengsi, bahkan jika bulan tidak berotasi, tidur adalah hal pamali baginya.
Berusaha untuk tidak pernah berisik.
Tapi kadang tubuh dan staminanya memohon untuk rehat barang 2-3 hari saja lamanya.
Kekhawatirannya perlahan berubah jadi kepasrahan.
Amarahnya perlahan berubah jadi penerimaan.
Menolak rasa iba manusia, sampai kami hampir membencinya.
Biarkan Tuhan saja yg memberikan rasa ibanya melalui caranya yg tidak ada siapapun sangka.
Di bawah, bukan berarti siap untuk mengadah.
Tidak.
Sebagian mimpinya mungkin sudah kadaluwarsa.
Sebagian mimpinya mungkin sudah tidak bisa diraih.
Sebagian mimpinya mungkin terlampau tinggi.
Sebagian mimpinya mungkin..
Mungkin tidak lagi ingin bermimpi?
Mengejar yang lebih kekal agaknya lebih menjanjikan.
Semua yg dilakukannya atas dasar bentuk tanggungjawab terhadap titipan Tuhan yang sudah diberikan.
Berada di kelas ini, aku belajar banyak.
Di kelas ini, aku berkembang.
Di kelas ini, aku banyak menemukan rasa.
Di kelas ini, aku menemukan cinta sesungguhnya.
Bahwa setelah ikhlas lalu mencintai seluruh pemberian Tuhan tanpa terkecuali, rasa syukur atas semua kebahagiaan tak ternilai akan datang dengan sendirinya.
Untuk Bapak, Terimakasih dan selamat terwujudnya mimpimu bertambah 1.
Selanjutnya, semoga semangatnya masih ada.
Aku Siap, untuk medan selanjutnya. Bismillah.
Terimakasih Allah SWT.
Terimakasih dan selamat Bapak & Mama.
Terimakasih Keluarga.
Terimakasih Kerabat, Sahabat & Teman-teman dekat.
Semangat semuanya! <3
Sabtu, 25 Januari 2025
2025
I've no expectations.
But God give me best.
Selama ini, tahun kemarin, hari kemarin, hari ini, besok atau lusa, ternyata aku hanya perlu melakukan hal yg sudah seharusnya. Menyempurnakan kewajiban yg nyata adanya.
Melihat lebih luas apa yg sudah ada, lalu menjaganya.
Keinginan bukan hal yang krusial.
Tapi bisa mensyukuri hal dari yg paling kecil adalah sikap mahal.
Setiap tahun ternyata bisa jadi tahun kita.
Tahun tergelap yang mungkin kita rasain, ternyata menghasilkan kita yang sudah seterang sekarang.
Bukan seterang dia atau mereka, karena kita punya level terang nya masing-masing, kita punya warna sendiri dan kita punya alur nya sendiri.
Harus lebih berani, lebih tenang dan lebih bijaksana.
Menjadi diri yg terbaik ga selalu harus jadi juara 1.
Selama kita keep on track, we will always on.
Ga selalu harus terang benderang, redup pun tak apa.
Jaga terus cahayanya, sekecil apapun, se redup apapun.
Langit yang paling gelap, menghasilkan bintang paling terang.
Semangat!
Sabtu, 14 Desember 2024
End of 2024
So many lessons in this year
Many tears, many laughs, many confusions, many fears, many reckless, many speechless, so emotional.
Pijak per pijak, dengan berani kadang takut juga.
Kejutan per kejutan, dengan senang hati kadang lelah juga.
Lets kick it! Jangan takut.
Semoga Indonesia lolos piala dunia
Gimana
Gimana kalo ternyata, mimpinya ketinggian ya
Coba baca yang lain
-
P edang itu di luar kendali siapapun, bahkan pemiliknya Kata demi kata menyayat pelan isi kepala Berputar dan menderu Tapi dalam hati ...
-
2025, tahun dimana banyak sekali ruang untuk belajar. Belajar bahwa tragedi adalah kejadian yg harus terjadi. Bukan sebuah kesialan atau...