Minggu, 18 Februari 2024

Ditya Fav Songs Alert

 "Untuk Dunia, Cinta dan Kotornya"

by Nadin Amizah


Mau bahas darimana yaa

Overall semua lagunya di album ini bagus sekali dan menyenangkan. Kebahagiaan dan bersyukurnya Nadin apik terbagi ditiap liriknya.


Manifesting. 

Diam-diam manifesting melalui lagu-lagunya, berharap dan yakin bukan lagi hanya sekedar suka tapi bisa relate juga dengan tiap lagunya! Hihi

Terkecuali, Rayuan Perempuan Gila. 

Relate sih, tapi i knew thats not a good thing. Jadi, semoga jangan lagi. 


Highly recommended, setidaknya sekali untuk dengar dan resapi tiap liriknya yaaa. 

Album ini sangat positif vibe sekali. 


This my fav songs listtt!! 

Ini Albumnyaa

1. Berpayung Tuhan


2. Tawa


3. Kekal


4. Di Akhir Perang


5. Tapi Diterima


6. Ah


7. Nadin Amizah


8. Bunga Tidur


9. Semua Aku Dirayakan


10. Jangan Ditelan


11. Rayuan Perempuan Gila



".. Jalan panjang kita semoga menyenangkan.. "


Salam cintaa

🤍


Minggu, 31 Desember 2023

2023 Lessons

 Belajar untuk tidak sepenuhnya kepada siapa yang berlaku secukupnya

Tidak semua orang punya kadar dan rasa pada garis yang sama

Tidak akan pernah sama tinggi atau sama rendah


Semoga berkurang pikiran pikiran, nanti siapa yang akan paling tersedu jika saja aku yang pergi lebih dulu

Aku, akan menyirami tanah itu sendiri


Akan dirindunya, saat lemah badan berada di luar rumah. 

Tapi semoga jangan lagi


Berkahnya banyak juga

Bertemu orang-orang yang berkeinginan sama memudahkan urusan orang lain

Semoga hubungan baiknya, bisa terjalin lebih lama lagi


Pesan tersembunyi untuk Mama dan Bapak

Semoga selalu berkah dan sejahtera, 

Semoga jengkelnya segera reda. 

Maaf ya, sungguh merepotkan punya anak yg selalu saja membuat gaduh dan gelisah


Ada lagi soal cinta

people come and go, 

tapi dia bolak balik. Hmm 

Jack Sparrow dan awak kapalnya, semoga kita selalu ada di kapal yang sama ya


Aku, akan lebih menghargai waktu dan orang orang yang ada didalamnya

Janji untuk belajar, menyalurkan kasih kepada siapa yang siap untuk menerimanya

Janji untuk tidak asal lempar cinta, kepada siapa yang tidak mampu menghargainya


Samar tapi jelas, selanjutnya akan lebih keras

Semoga dimudahkannya semua hal, 

Semoga janji janji yang mengantri, akan segera dapat giliran

Semoga semua sedih yang ada di dalam, segera hilang diganti harapan yang mulai nyata adanya

Semoga semua semoga akan segera dapat Alhamdulillahnya


Semoga Tuhan, menyampaikan rasa bersalah dan mohon maafku kepada kalian


🤍


Ada yang kembali ke badak, tapi bukan cap kaki tiga

Aulia ikroma, semoga kita segera keluar dari dark moonton effect. Aku cape berantem terus di room sama orang-orang epic, mereka galak dan sok jago. 

#salam user hanabi







Terimakasih, sehat dan bahagia selalu ya🤍


Senin, 28 Agustus 2023

Puk puk


Maka dunia akan terus pada putarannnya, 

Takdir akan selalu pada jalannya, 

Tuhan menyaksikan tiap detiknya.


Lalu, "kenapa harus bersedih?"

Tanya ku pada diri sendiri


Bagaimana ya cara merangkai kalimatnya

Nalurinya hanya ingin kearah sana

Pegas rem ada di tangan sendiri, tapi bagaimana cara menggunakannya

Jalan terus bersama rasa takut, ntah apa yang ada di depan


Tapi, "kenapa harus bersedih?"

"kenapa harus takut?"


Bahkan sekarang, bisa mandi 2x sehari adalah nikmat yang besar

Diantara surut air di rumah-rumah atau bahkan diantara yang tidak punya rumah

Pasti ada putih diantara hitam, ada jingga diantara pelangi


Jadi, "kenapa harus bersedih?"


Ada mudah diantara susah, jangan khawatir

Cukupkan rasa kurangnya, yakin bahwa pasti akan selalu ada aman bagi yang gelisah



Love ya🤍





Rabu, 12 Juli 2023

Pak Budi

Rabu, 12 Juli 2023

Selain Numpahin susu di laboratorium, hari ini aku ketemu Pak Budi.
Di Stasiun Manggarai, Pak Budi berdiri hadap jendela kaca besar di sepanjang stasiun manggarai.
Kita berpasan, dia menebak aku kuliah di Pakuan sambil nunjuk logo univ di bajuku. 


"Oh bukan, aku kuliah di  *** "


Pak Budi nyeritain keadannya saat itu. Dia kehilangan dompet, sempet melamun di luar stasiun yang akhirnya seorang Ibu nolong dia kasih 1 kartu commuter line. Belum selesai, dia masih bingung gimana caranya naik angkot dari Stasiun Bogor kerumahnya tanpa uang sepeser pun. 


Sempet sih gumam jelek
"Ah kena lagi deh gue modus orang random yang suka minta uang, biasanya sih alesan buat anak operasi"

Tapi Mata tua yang sudah membiru bicara lain, rasa-rasanya Pak Budi beneran bingung.

"Oke Pak aman aza"

Kebetulan kita pulang dengan arah kereta yang sama. Disepanjang jalan dia banyak bercerita dan bertanya.
Pak Budi udah tua, persis mirip kayak kakek-ku cara bicaranya pun sama, rada betawi asik gitu.

"Tadi Bapak sempet bingung mau minta tolong sama orang di Bogor atau di Manggarai. Bapak mau minta tolong tapi liat-liat dulu mukanya, Bapak takut-takut juga mau minta tolong ke orang."

aku ngangguk-ngangguk nyimak.

"Bapak mau cari yang mukanya sejuk, eh kamu dateng terus bener mau nolong Bapak"

Sempet kaget, terus lanjut senyum-senyum salting. Emang boleh sesejuk ini?

Ada lagi ada lagi
"Tadi pas Bapak liat kamu, Bapak yakin kamu ini kutu buku"

Kaget lagi, terus aku lanjut ketawa kecil sambil gumam jelek

"Kutu buku darimana, buku-buku di rumah aja ngantri buat diselesain bacanya"

hmm, rada sotau nih Orang tua

"Yee, tau ga kamu arti kutu buku. Kamu tuh santai tapi kalo fokus bisa kamu serius ngejar sesuatu"

Oh ternyata dia punya pengertian lain soal kutu buku.
Atau emang pengertian Pak Budi yang rada lain? gatau, udah keburu senyum-senyum duluan hehe

"ah Bapak tau aja" gumam sombong.

Sekitar 40-50 menit Pak Budi cerita, tebar nasehat juga, saran-saran tentang kuliah juga dia kasih.

"Kamu nanti kalo udah lulus gausah kebanyakan istirahat, langsung cari-cari lowongan di kementrian biar enak jadi PNS apalagi kamu perempuan"

Kebetulan Pak Budi salah satu pegawai di Kemensos.

"Tapi Pak, kan katanya kalo mau kerja di kementrian atau pemerintahan gitu butuh orang dalem" aku asal nyaut

"Eh kamu jangan salah, kamu juga punya orang dalem"

".... " rada bingung

"Kan ada Allah. Kamu gausah khawatir. Kamu berusaha, terus minta sama Allah"

"..... "

Senyum malu denger jawaban Pak Budi. Tapi kali ini malunya beda sama yang tadi.

Apa itu support system? aku punya Pak Budi yang tiba-tiba menghujani pikiran dengan semua cerita, saran, dan doanya.

Soal bagaimana aku menghadapi penghujung kuliah, soal orang tua dan keluarga, pekerjaan dan masih banyak lagii.

"Sekarang bisa ga kamu, kalo Bapak tantang buat solat malam 40 hari?. Kamu minta apa aja soal rezeki, jodoh, semuanya apa yang kamu mau. InsyaAllah hidup kamu mudah"

"Oh iya bisa" jawab yakin

"Hmm, kalo kamu yakin bapak percaya sama kamu. Cuma kan pasti ada aja ujiannya, entah males atau ketiduran"

".... " :)

Mata ku tiba-tiba panas. Seperti kena tegur.
Tuhan tau betul, keinginan ku belakangan ini.
Sayangnya egoku selalu menang, lanjut tidur usai matiin alarm jam 3 Pagi. Maaf

"Nanti kalo kita ketemu lagi, Bapak pasti ngenalin kamu"

"hihi iya Pak, kalo gitu saya turun duluan ya. Terimakasih"



Sedikit tentang Pak Budi

Single Parent, istrinya berpulang waktu anak ketiganya masih umur 3 tahun. 

Anak 1&2 udah jadi PNS di kota sebrang, anak ke-3 baru lulus SMA tahun ini. 

Pak budi bilang dia sobat kentel sama indro warkop waktu jaman kuliah dulu. "Endro" Pak Budi bilang. 

Yaa, kita dengerin aja Bapak tua ini bercerita

Pak Budi 7 bersaudara, kayaknya dia anak ke-4? 

Dulu tinggal di Kuningan, sekarang di daerah Bogor. Pindah sekitar 10 tahun lalu

Pernah kerja jadi steward di Hotel Borobudur waktu kuliah


eh, emang boleh se info ini? 


Nice too meet you ya Kakek Budi, sehat selalu :) 




Rabu, 31 Mei 2023

Ceritanya, Cerita Cinta


Satu lagi kisah baru, yang malam ini sudah bertemu halaman terakhirnya. 

Tidak terlalu lama juga tidak begitu jauh, 

Tapi mencoba untuk mengerti dirinya, aku jadi mengerti banyak hal baru

Mencoba untuk lebih tenang dan percaya 

Meyakini bahwa semua hal adalah penting, namun harus menunggu antrian

Menerima bahwa aku bukan prioritas utama bahkan di kehidupan seseorang yang mengaku mencintaiku

Aneh, 

Semua kata cinta itu bohong, hanya sekedar kalimat penenang dan kalimat penghibur saja

Tapi aku suka, akan ku habiskan semuanya


Tidak terlalu lama juga tidak begitu jauh

Aku menikmati setiap waktunya, tidak sering juga

bahkan jarang sekali

Ini kali pertama ku merasakan bahagia karna menyukai seseorang

Namun jika diamati sekali lagi, semua ini sepertinya hanya semu

Perjalanannya dan perjalananku masih sangat jauh

Tidak yakin bisa jalan bersama

Dia baik, dia berhak mendapat semua hal baik di hidupnya

dan aku rasa, aku masih jauh darikata baik

Jadi semesta, semoga nantinya aku bisa bertemu kembali. Pertemuan dan candaan tanpa direncanakan, seperti pada awal cerita ini dimulai. 


Banyak sekali catatan tentang kamu, mungkin ini akan jadi catatan yang terakhir. 


Selasa, 21 Maret 2023

Miris to be Humoris

From : Me

To      : Me & All u guys who is feel desperate 🤍

Bersyukurnya gua lahir dan besar dikeluarga kecil super sederhana

Bersyukurnya gua udh ada di level kesadaran kalo dunia itu gada apa-apanya

Semuanya, sementara. 

Ngetawain keadaan yg udh kelewat susah, sampe kalimat "Kok hidup gini banget ya" bisa terdengar tidak putus asa, malah dikatakan dengan lucu dan menggelitik. Iya semuanya butuh proses

Semua hal dateng pergi

Ga ada yg selamanya

Hidup dihari ini, 

Besok gimana, ya liat besok

Besok makan apa, ya liat besok

Besok punya uang berapa, ya liat besok


Disisi lain emang keliatan ceroboh, seperti ga mempersiapkan dengan matang segalanya. Tabungan, Asuransi, Investasi, dana darurat, dll. 

Gua pernah berpikir bahwa itu adalah kesalahan dari sebuah perencanaan yg kurang matang buat membangun sebuah keluarga. 

Tapi semakin seringnya berpikir, semakin banyak sudut pandang yg gua selami, makin banyak hal juga yg bisa gua ngerti. 

Oh ya mungkin, ini emg udh jalan gua, ada disini dikondisi dan keadaan seperti ini

Ga ada yg perlu disalahkan

Persetan perencanaan yg belum matang, pernikahan usia muda, dan lainnya. 

Udah sejauh ini hidup berjalan, kalo emang udh takdir begini darisananya lu mau apa dan bisa apa? 

Coba dipikir lagi

Bahkan sesempurna apapun rencana, kalo emg waktunya buat jatuh dan hancur, ya lebur aja. 

Ga ada yg bisa prediksi dan tahan itu semua biar ga terjadi. This is life

Kita semua udah punya porsi jatuh nya masing-masing

Jadi jangan manja

Jalanin aja udah yang ada

Susah? emang. Lagian siapa yg jamin kehidupan di dunia bakalan gampang dan seneng-seneng aja. 


Bahagia ciptain sendiri, there is no limit for happiness. Selagi masih mampu bersyukur, hal sekecil apa pun pasti bisa bikin bahagia walaupun sebentar. 


Dulu kalo makan cuma pake kerupuk, berasa patah hati. "sedih makan cuma pake kerupuk"

Sekarang kalo makan cuma pake kerupuk, ya jangan fokus "cuma pake kerupuknya". Fokus ke lu hari ini masih bisa makan diantara orang-orang yang mau makan sehari sekali aja susah nya sampe setengah mati. 


Sedih gaji abis buat bayar ini itu, "ga sempet self reward mau beli barang keinginan".

Jangan fokus ke "gabisa beli barang keinginannya", fokus ke masih bisa kerja dan dapet gaji diantara org yg mati-matian nyari kerjaan atau bahkan kena PHK. 


Sedih punya rumah kecil dan seadanya, kamar sendiri pun belum punya. Jangan fokus ke keadaan rumah lu gimana. Fokus ke, Bisa tidur, mandi, duduk bengong dengan bebas di dalem rumah, diantara orang yg kalo mau tidur aja di emperan ruko dan harus tunggu tutup dulu. 


Jangan salahin keadaan, Ubah aja cara bagaimana lu berpikir dalam melihat suatu hal. 

Mustahil Tuhan bikin skenario hidup seseorang dengan asal dan tanpa tujuan. 

Jadi tenang aja

Buntu banget? Tanya ke Tuhan gimana jalan keluarnya. 

Gapunya support sistem? lu sendirian sebatang kara? 

Kan ada Tuhan. 

Tenang aja, Mustahil Tuhan bikin skenario hidup seseorang dengan asal dan tanpa tujuan. 


Semua ada masanya. Hari ini lu di bawah, bisa jadi besok lu naik ke atas

Hari ini lu di atas, bisa jadi lu besok turun kebawah

Kalem, ini semua cuma Dufan. 

Dunia fana,

Jah.. 


Jadi, mending jalan kaki sepanjang jalan tol atau naik sepeda ngelewatin tanjakan panjang? 

Semangat, lofyu ol<3

Rabu, 22 Februari 2023

Matahari

 


Menyorot terang ke depan, lupa kalau diri sendiri juga butuh sorotan cahaya
Terasa sekali, cahayanya kini hampir redup
Setengah mati berusaha berdiri
Hampir mati meraba dimana jati diri
Pernah sekali coba berani mendahulukan kepentingan diri sendiri
Hasilnya, berdiri di depan banyak orang menahan makian-makian
Beruntungnya mereka, aku udah lama mati rasa
Tak sedikitpun ku tandai sakit hati bahkan sumpah serapah
Mereka hanya tidak tahu, 
Yauda gpp hari itu sudah berlalu

Katanya, aku hanya perlu bersuara sesekali
Ga semua hal bisa selesai dengan bungkam
Dokter ga akan tau apa obatnya, jika pasien tak bercerita apa keluhannya. Begitu nasihat salah satu senior superior. 
Tepat. 
Aku hanya terlalu takut, pecundang
Ingin sekali mengeluh, ingin sekali duduk dan berhenti
Tapi takut terlihat sombong, emangnya kamu udah ngapain aja? 

Orang-orang selalu datang dengan kepentingan
Orang-orang selalu datang dengan kebutuhan
Setelah hal-hal itu sudah terpenuhi, lantas apa mereka boleh pergi? 
Boleh, ga ada yang salah dari hal itu
Namun jika posisi dibalik, kenapa tak sampai hati ya aku mau mencobanya
Ya, terlalu banyak kekhawatiran tak beralasan
Terlalu banyak rasa takut tak berujung
Terlalu percaya diri bahwa semua bisa dilakukannya sendiri
Terlalu gengsi untuk bersuara minta bantuan

Salah sendiri menaruh harapan ke manusia
Tuhan ga kemana-mana, akunya yang kemana-mana

Perang pikiran, perang pikiran
Habis tenaga pendam emosi, hasilnya tubuh bersuara nyaring minta rehat dan istirahat
Sakit-sakit sekujur tubuh, entah apa penyebabnya
Bersyukur, masih bisa tidur

Ini ga selamanya kan, 
Yauda mungkin emang begini jalan ceritanya
Selagi masih punya sisa tenaga, bagiin itu sebagai semangat buat yang butuh
Semoga berguna
Karna emang kalo dipikir-pikir, cuma itu yang aku punya. 
Cahaya redup buat orang-orang yang lagi gelap sekitarnya

Semangat semua, show must go on! 
Sehat-sehat ya 🤍

Sabtu, 18 Juni 2022

19 Juni 2003


Hi Adam, hari ini ulang tahun-mu

Hari dimana biasanya kita bersalaman dan tertawa sambil mengucapkan doa-doa sederhana

Aku merindukan dimana kita berbagi cerita satu sama lain, adu mulut bahkan adu tinju sampai menemukan siapa pemenangnya

Selama kamu pergi sejak September lalu, banyak sekali kebahagiaan dan kesedihan yang ingin sekali aku bagi. 

Aku punya banyak sepatu dan baju yang bisa kita pakai bersama sekarang.

Sekarang aku berani lari pagi sendirian. 

Sahabat yang aku punya masih orang yg sama dan ada seorang pria yang sekarang sedang baik-baiknya. 

19 Juni tahun lalu, kita rayakan ulang tahun kamu di negeri atas awan, Dieng. Tahun ini kamu mungkin merayakannya di negeri atas awan yang sebenarnya. 

Aku sangat berharap dan berusaha untuk kita bisa bertemu kembali di tempat yg sama nanti ya, Bismillah! 

❤


Kamis, 05 Mei 2022

Perih sekali, bahkan akan berkali-kali

 Memilih untuk bersedih saja

Melepas semuanya tanpa rasa takut

Sejahteranya insan bisa memilih bebas kapan harus tertawa keras atau bahkan menangis sejadi-jadinya

Suara tangis masih mampu untuk ditahan, namun tidak dengan air matanya

Wajah basah, mata sembab, kemudian bersin-bersin usai tangisnya pecah

Hampir setiap hari, 

Terlalu malu untuk berbagi kisah, bahkan kepada Tuhan sekalipun, aku tahu dia tahu

Tidak bernyali untuk mengatakan bahwa ini salah dunia, namun bolehkah aku memilih untuk bersedih barang sebentar saja? 

Karna satu-satunya hal yg mungkin bisa kulakukan hanya itu, bersedih lalu menangis

Nyeri-nyeri seluruh tubuh seolah paham dan mengerti betapa perih dan sakitnya atas semua yg sudah terjadi

Tidak bernyali untuk meminta dipahami

Namun, bolehkah aku memilih untuk menangis barang sebentar? 

Dunia tidak bersalah, hanya aku yang masih kurang mampu memahami dan mewajari, bahwa orang-orang boleh untuk berbuat apa saja termasuk meleceti hati melalui kata-katanya. 

Secara sadar, ia katakan itu. 

Tidak bernyali untuk protes, kenapa harus begitu? 

Namun bolehkah aku memilih untuk bersedih dan menangis barang sebentar? 

Adaptasi ternyata tidak begitu mudah

Tidak ada mudahnya menerima fakta bahwa, aku memang bukan tokoh utama pada hidup siapapun, bahkan di kehidupan mereka berdua

Lantas kalau begini, aku harus bagaimana dan melakukan apalagi? 

Ide-ide terburuk terus saja melintas, namun lagi-lagi aku tidak bernyali untuk melukai diri sendiri

Walaupun dengan sadar juga tahu bahwa, memang siapa yg akan ikut terluka juga jika ide-ide itu terjadi? 

Sejahteranya insan mampu memilih semua pilihan yang datang pada hidupnya

Tidak bernyali untuk mengatakan apapun

Namun, bolehkah aku memilih untuk diam dan bersedih dengan waktu yang lama? 

Selasa, 25 Januari 2022

Koreksi diri

Mengutuki diri tanpa henti

Menyedihkan sekali, menunjuki diri dengan cara seperti ini

Aku harap tidak ada pembaca disini

Mana mungkin bisa bercerita kepada mereka teman-teman ku dan orang tua

Ku pikir hidup mereka jauh lebih berat, hanya saja aku yang lemah

Ah,

Buku diary ku sudah penuh beberapa tahun lalu

Tidak mungkin juga kubeli buku baru, demi menulis curahan haru. 

Belum lagi mama yang penasaran dan akan membaca seluruh isinya.

 

Aku marah

Tapi aku butuh, 


Sendirian, gengsi untuk minta

Ga mungkin dan ga boleh! 

Teriaku ke batin sendiri


Udah terlalu sering ngerepotin! 

Ucapku dengan nada sedih


Di dunia maya berkoar- koar seolah singa

Kenyataannya, mental tempe lapis baja

Sok kuat, berusaha keras bijaksana padahal belum mampu

Masih sering menangis untuk tahan ego nya di buang sendiri. Mau gimana lagi, dunia berputar ga cuma buat aku aja


Gimana, udah cukup miris? 

Banyak kurangnya, lebih nya belum ada


So sorry for this trash, 

U wanna go from here? Yaa with my pleasure, i wanna go out from here too..


Thank's a lot guys.. 

Tuhan tau betul rasa senangku melihat semua attention disini

Bahagia dan sehat selalu! 

Sabtu, 15 Januari 2022

sambat

 Sebenarnya, ini semua udah biasa terjadi

Dipandang satu mata, dipandang satu arah, dipandang apa-apa rendah

udah biasa

Mau marah caranya gimana, Mau tersinggung juga alasannya apa

Akhirnya paling cuma bisa bilang 'ah yaudalah gapapa'


Lucu sih, si yang gatau tapi merasa paling tau, paling paham

Lucu juga, si yang merasa paling sakit padahal semua orang pasti sakit. Dengan porsi dan rasa yang beda-beda pastinya

Sesusah itu ya? menjaga perasaan orang?

Oh mungkin dia juga masih sibuk ngejaga perasaannya, it's Ok.


Gatau sih, kira-kira Tuhan kasih slot waktu sebentar ga ya, buat gue show off ke orang-orang yang mata nya sengaja di malfungsi dulu

Bukan dendam bukan,

Gregetan aja, pengen kasih liat kalo selama ini gue gak gitu kok.. Gue ga seburuk itu kok.. Gue bisa kok bisaa

ah tapi ga penting juga sih..

Cuma Tuhan.. bantu aku cari obatnya ya, perih nya kadang masih suka terasa

Memuat Data Ulang

Aku macet ‎Balik ke arus lama, hampir ‎Terpengaruh suram milik sendiri ‎Perasaan suram ‎Ketidakpuasan ‎Kehausan ‎Keserakahan ‎ ‎Hamp...

Coba baca yang lain